Kolaborasi PPK ORMAWA STIKes KHAS Kempek dan Desa Kempek dalam Program Penguatan Kelurahan Sehat

Pada hari Sabtu, 1 November 2025, telah dilaksanakan kegiatan Program Penguatan Kelurahan Sehat (PKKS) yang diselenggarakan oleh PPK ORMAWA STIKes KHAS Kempek.
Kegiatan ini bertempat di Balai Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, dan berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 11.30 WIB.
Kegiatan dihadiri oleh perangkat desa, kader PKK, masyarakat Desa Kempek, serta mahasiswa dan dosen pembimbing PPK ORMAWA STIKes KHAS Kempek.
Acara dibuka dengan sambutan dari panitia dan perwakilan pemerintah desa.
Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari dua narasumber
Narasumber pertama yakni Ny.Hjh.Tho’atillah Ja’far menyampaikan bahwa menjaga kesehatan alangkah lebih sempurna jika tidak hanya dari kalangan ibu ibu saja, tetapi juga seorang bapak, melihat isi ruangan yang di hadiri oleh hampir seluruhnya adalah seorang ibu rumah tangga.
“Apakah kader PKK harus perempuan semua? Tentu sangat bagus sekali, karena ibu-ibu yang ada di sini yang sudah menikah semua adalah penggerak pertama dan madrasatul ula. Tapi alangkah sempurnanya juga bila ada laki-laki yang hadir dari kader Kempek yang mewakilinya.”
Beliau menekankan bahwa pembahasan tidak panjang lebar soal kesehatan, namun lebih pada pencegahan penyakit tidak menular sejak dini.
Sebagai penguat nilai spiritual, beliau mengutip ayat Al-Qur’an:
“Janganlah merusak diri sendiri, baik itu dengan dosa ataupun dengan pola hidup.”
Beliau juga menambahkan,
“Mari kita jaga amanah yang Allah beri kepada kita, yakni tubuh yang sehat.”
Poin-Poin Materi dari Ny. Hj. Thoatillah Ja’far:
- Makan Bergizi Seimbang
- Tidak harus mahal atau mewah.
- Pola makan seimbang: karbohidrat, protein, sayur, buah, susu, dan vitamin.
- Teliti terhadap bahan makanan, seperti daging dari pedagang baso yang harus dipastikan sehat.
- Bergerak Setiap Hari
- Aktivitas rumah tangga termasuk bentuk olahraga ringan.
- Jangan terlalu lama bermain HP.
- Rasulullah SAW bersabda, “Al-harakatu barakatun” – gerakan membawa berkah.
- Menjaga Pikiran dan Hati
- Hindari stres dan pikiran negatif.
- Makan tidak berlebihan.
- Hidup dengan keseimbangan antara jasmani dan rohani.
- Istirahat yang Cukup dan Menjaga Kebersihan
- Tidur kurang dari 6 jam dapat memicu tekanan darah tinggi.
- Kebersihan diri dan lingkungan merupakan bagian dari ibadah.
Dimensi Kesehatan yang Disampaikan:
- Spiritual: menjaga amanah tubuh dari Allah SWT.
- Sosial: menjaga adab bertetangga dan saling mendukung dalam hal kesehatan.
Disamping itu bapak Nono Rusono, S.Kep., Ners, selaku dinas kesehatan yang turut hadir sebagai narasumber atau pemateri pada acara tersebut, juga sama halnya memberikan banyak edukasi kepada para ibu ibu kader pkk.
Beliau memaparkan secara ilmiah tentang penyakit tidak menular (PTM) dan pentingnya deteksi dini.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan:
“Penyakit tidak menular ini sesuatu yang susah disembuhkan, dan Allah belum memberikan jawaban tentang hal ini.”
Beliau menjelaskan bahwa penyakit tidak menular (PTM) bukan ditularkan dari orang ke orang, namun bisa diturunkan secara genetik, dan memerlukan perhatian khusus karena sulit disembuhkan.
Contoh Penyakit Tidak Menular:
- Kegemukan (Obesitas)
- Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
- Diabetes Mellitus (Gula Darah Tinggi)
- Penyakit Jantung
- Stroke
- Gagal Ginjal
Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga tekanan darah agar tetap normal karena jika dibiarkan dapat menyebabkan komplikasi seperti stroke.
Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular:
- Merokok
- Kurangnya Aktivitas Fisik
- Aktivitas fisik yang menurun menyebabkan peredaran darah tidak lancar.
- “Jika kita kurang bergerak, keberkahannya pun berkurang,” ujar beliau.
- Konsumsi Makanan Tidak Seimbang
- Kurang buah dan sayur.
- Konsumsi gula, garam, dan minyak berlebihan.
Upaya Pencegahan dengan CERDIK:
- Cek kesehatan secara berkala
- Enyahkan asap rokok
- Rajin aktivitas fisik
- Diet sehat dengan gizi seimbang
- Istirahat cukup
- Kelola stres
Beliau juga menyinggung tentang pemeriksaan kesehatan rutin di Desa Kempek, seperti:
- Cek gula darah bagi masyarakat (sekitar 1,3–1,5 juta orang dengan anggaran ± Rp5 Miliar secara nasional).
- Deteksi dini kanker leher rahim, yang di laboratorium swasta biayanya bisa mencapai Rp750 ribu.
Beliau berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini.
Tentang Istirahat Berkualitas:
- Kuantitas: tidur ideal 7–8 jam per malam.
- Kualitas: tidur nyenyak tanpa sering terbangun, dan bangun dengan tubuh segar.
Cara Mengelola Stres:
- Melakukan kegiatan bermanfaat.
- Menjalani aktivitas yang disukai.

Penutup
Kegiatan PKKS berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.
Kedua narasumber menekankan bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama — dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Acara ditutup pada pukul 11.30 WIB dengan doa bersama dan foto dokumentasi.
Kempek, 1 November 2025
Panitia Pelaksana Program Penguatan Kelurahan Sehat (PKKS)
PPK ORMAWA STIKes KHAS Kempek


